PENGEMBANGAN DIRI UNTUK REMAJA MUDA KORBAN PENYALAHGUNA NARKOBA – PART 2

Pengembangan 2

BNN Kota Banjarbaru kembali mengadakan Seminar Pengembangan Diri Pascarehabilitasi ke-2 Tahap I dengan fasilitator atau pembicara dalam kegiatan tersebut adalah Bapak Gusti Suriansyah, S.Sos yang merupakan Kasi Pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan. Seminar pengembangan diri ke-2 ini merupakan program terakhir yang diikuti oleh para remaja korban penyalahguna narkoba pada tahap pascarehabilitasi.

Seminar pengembangan diri ke-2 dilaksanakan Jumat, 27 Mei 2016 pada pukul 15.00 – 18.00 WITA di Aula Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan dengan materi “Penyediaan Tenaga Kerja yang Berbasis Kompetensi”. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 25 orang remaja korban penyalahguna narkoba yang telah selesai mengikuti kegiatan rawat jalan di klinik Pratama BNN Kota Banjarbaru atau rawat inap di balai rehabilitasi.

Pada kegiatan ke-2 ini antusias para remaja semakin meningkat yang ditandai dengan minat yang mulai terarah. Kejuruan yang banyak diminati para remaja korban penyalahguna narkoba ini diantaranya adalah teknik otomotif, teknik listrik, teknik elektronika, serta teknik informasi dan komunikasi. Selain itu, para remaja juga aktif dalam menyampaikan persepsi, opini, dan pertanyaan kepada narasumber.

Berikut adalah bebera
pa sub kejuruan di Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan, yang banyak diminati oleh para remaja korban penyalahguna narkoba.

 1 : Teknik Otomotif

Teknik otomotif merupakan salah satu cabang ilmu teknik mesin yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membuat dan mengembangkan alat-alat transportasi darat yang menggunakan mesin, terutama sepeda motor, mobil, bis dan truk. Sub kejuruan dari teknik otomotif di Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan diantaranya kendaraan ringan roda empat dan sepeda motor. Syarat pendidikan minimal SMP.

2 : Teknik Listrik

Teknik listrik merupakan salah satu bidang ilmu teknik mengenai aplikasi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Teknik listrik melibatkan konsep, perancangan, pengembangan, dan produksi perangkat listrik dan elektronik yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sub kejuruan dari teknik otomotif di Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan diantaranya institusi penerangan, institusi tenaga, otomasi industri-PLC, teknik pendingin. Syarat pendidikan minimal SMP.

3 : Teknik Elektronika

Teknik elektronika menjembatani aplikasi listrik sebagai pemindahan energi dan transfer informasi. Sub kejuruan dari teknik elektronika di Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan diantaranya audio video, telekomunikasi, instrumentasi dan kontrol. Syarat pendidikan minimal SMP.

4 : Teknologi Informasi dan Komunikasi

Teknologi Informasi dan Komunikasi mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Sub kejuruan dari teknologi informasi dan komunikasi di Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan diantaranya jaringan, teknisi komputer, dan desain gPengemban 1rafik. Syarat pendidikan minimal SMA.

Di akhir sesi dan akhir pertemuan seminar pengembangan diri ke-2 pascarehabilitasi tahap I, remaja diajak untuk dapat saling menguatkan dan memberikan dukungan satu sama lain agar tidak kembali “terpleset” dalam jerat narkoba. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini juga diharapkan dapat membekali para pecandu/korban penyalahgunaan narkoba dengan pelatihan yang ada di Balai Latihan Kerja Kalimantan Selatan, sehingga menjadikan mereka individu yang memiliki nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, dan kreatifitas. (RENITA)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *